
Setelah hampir 2 tahun menetap di Baubau dan menikmati kehidupan yang tenang di sana, akhirnya kami memulai babak baru kehidupan keluarga kecil kami: pindah ke UK. Rasanya masih campur aduk—antara excited, overwhelmed, dan sedikit haru ninggalin banyak kenangan di Indonesia.
Persiapan pindahan itu… luar biasa riweuh. Nggak cuma urusan dokumen, tapi urusan packing barang juga sangat menyita waktu dan pikiran. Apalagi kami mengalami 2x pindahan: dari Baubau kembali ke Jakarta dan dari Jakarta ke Sheffield. Di luar itupun banyak hal yang nggak kepikiran sebelumnya ternyata cukup menguras energi juga. Apalagi urusan mencari tempat tinggal di Sheffield yang ternyata tidak semudah dibayangkan. Sekitar semingguan sebelum keberangkatan ke UK baru akhirnya kami mendapatkan kepastian tempat tinggal.
Kami berangkat ke UK menjelang akhir September, sudah memasuki musim autumn dan suhu udara mulai dingin di kisaran 10-18°Celcius. Penerbangan kami mendarat dengan mulus di Manchester dan dilanjutkan perjalanan darat ke Sheffield. Sekitar 1,5 jam perjalanan darat kami disuguhkan dengan pemandangan yang tak hentinya membuat terpukau. Dalam kepalaku bertanya-tanya “is this real or just fantasy?” saking masih percaya nggak percaya bisa sampai pindah ke UK.
Tapi, hari pertama sampai ekspektasi tuh langsung pecah—flat kami masih berantakan, berdebu, bahkan kompor juga belum terpasang. Tapi untungnya kami nggak sendiri. Teman-teman Indo di sini baik-baik banget. Dari pinjemin perlengkapan basic yang kami perlukan, juga bantu info tempat belanja murah.
Selalu ada yang pertama kali untuk segala sesuatu kan? Mau nggak mau harus belajar lagi dan adaptasi lagi. Belajar pakai kompor listrik yang sungguh menguji kesabaran karena slow banget, ngulik cara masak pakai oven, dan cari tahu nama-nama ikan & sayur yang beda jauh sama di pasar Baubau 😄
This is just the beginning. Banyak cerita yang pengen aku bagi di sini—semoga bisa jadi catatan perjalanan kami, sekaligus informasi, siapa tau ada yang mau pindah juga ke UK.
Leave a comment