Jendela Cerita Mama Arga

Di balik jendela, banyak cerita tumbuh dan bermakna

Salah satu hal yang paling bikin aku bersyukur pindah ke Sheffield adalah julukannya yang bukan sekadar slogan: The Outdoor City.
Sheffield itu kota yang ramah keluarga, terutama buat yang punya anak kecil seusia Arga. Ruang terbuka hijau ada di mana-mana. Playground bukan sesuatu yang harus dicari jauh-jauh, tapi justru sering muncul di tengah perumahan, seperti bonus kecil yang bikin hari anak-anak (dan orang tuanya) jadi lebih ringan. Tinggal di sini bikin main di luar bukan lagi agenda khusus, tapi bagian dari keseharian.

Ada beberapa taman dan open space yang sering jadi tujuan untuk mampir main atau sekedar duduk istirahat sambil membuka cemilan. Senangnya semua masih bisa dijangkau dengan berjalan kaki.


Headford Garden
Taman kecil yang tenang dan rapi. Mainan playground-nya nggak banyak. Mungkin karena itu taman ini jadi nggak ramai, tapi justru itu yang bikin nyaman. Aku dan Arga sering banget main ayunan berdua sambil ngobrol dan liatin burung-burung berterbangan.


Gell Street Park
Taman ini yang setiap hari kelewatan pulang pergi ke sekolah Arga. Playgroundnya luas dan permainannya pun lengkap banget. Ayunan, perosotan, trampoline, dan ruang terbuka yang cukup bikin anak-anak bisa lepas lari-larian.


Holberry Open Space (Upper Hanover)

Area taman memang tidak seluas Gell Street Park, tapi playgroundnya memiliki permainan yang cukup beragam. Dan di sini ada lapangan basketnya juga.


Pounds Park
Ini adalah taman favoritnya Arga. Lokasinya di area city centre. Salah satu taman yang terasa “hidup”. Banyak keluarga, anak-anak, dan anjing-anjing lucu yang lalu-lalang. Playground-nya juga cukup lengkap dan seru. Ada area bermain pasir dan main air juga.


Crookes Valley Park
Ini salah satu favoritku. Ada danau kecil dengan banyak bebek berenang. Pemandangan yang bikin lupa kalau ini masih di tengah kota. Rasanya seperti kabur sebentar dari rutinitas. Sehabis menemani Arga bermain di playground biasanya kami duduk-duduk di pinggir danau sambil makan bekal cemilan kami.


The Ponderosa

Area hijau yang sangat luas di tengah-tengah kota. Tempat yang pas buat piknik sederhana, main bola, atau berkejar-kejaran. Permainan playgroundnya juga beragam. Di sebelah playground ada juga area dengan peralatan gym untuk dewasa.

Winter Garden

Rumah kaca beriklim sedang yang merupakan salah satu rumah kaca terbesar di Inggris. Dipenuhi tanaman hijau abadi yang tetap tumbuh subur meski di musim dingin menjadikan Winter Garden seperti oase di tengah hiruk pikuk kota. Lokasinya di city centre, terkoneksi dengan Millenium Gallery. Di kala musim dingin seperti ini Winter Garden jadi tempatku dan Arga menghangatkan diri kalo lagi kedinginan jalan-jalan di luar.


Yang aku suka dari taman-taman di Sheffield adalah kesederhanaannya. Nggak berlebihan, tapi fungsional. Aman, bersih, dan benar-benar dipakai. Anak-anak bebas main, orang tua duduk santai tanpa harus terus waswas.

Pindah ke kota baru tentu penuh tantangan. Tapi tinggal di Sheffield mengajarkanku bahwa kualitas hidup itu sering datang dari hal-hal sederhana: udara segar, ruang terbuka, dan waktu luang untuk anak bermain tanpa layar.

Dan melihat Arga tumbuh di lingkungan seperti ini—bisa lari, jatuh, bangun lagi, dan tertawa di ruang terbuka—rasanya aku membuat keputusan yang tepat. Sheffield mungkin bukan kota yang gemerlap. Tapi buat kami, ini kota yang memberi ruang. Untuk bernapas dan untuk bertumbuh dengan lebih bahagia.

Posted in

Leave a comment