Jendela Cerita Mama Arga

Di balik jendela, banyak cerita tumbuh dan bermakna

Belakangan ini Arga semakin suka bermain LEGO. Kebetulan, salah satu LEGOLAND Discovery Centre yang paling dekat dari Sheffield berada di Manchester. Jadi, kami sengaja menjadwalkan kunjungan ke sana saat summer holiday kemarin.

Perlu diketahui, ini bukan LEGOLAND outdoor yang luas dengan berbagai wahana permainan seperti taman hiburan pada umumnya. LEGOLAND Discovery Centre Manchester berlokasi di dalam gedung Trafford Palazzo. Meski begitu, tempat ini ternyata sangat membekas di hati Arga. Bahkan, belum selesai berkunjung saja dia sudah minta liburan ke sini lagi lain waktu! 😁

Karena kami berkunjung saat summer holiday, aku sudah melakukan booking tiket jauh-jauh hari. Saat itu, harga tiket yang aku bayarkan adalah £13.75 per orang untuk dewasa dan £11.50 untuk anak. Saat pemesanan, kita bisa langsung memilih jam kedatangan. Setiap pilihan jam memiliki harga yang berbeda-beda, kemungkinan menyesuaikan dengan waktu kunjungan dan tingkat keramaian.

Selain tiket masuk, aku juga membeli activity pack untuk Arga seharga £5 per pack. Isinya berupa activity book lengkap dengan lanyard LEGOLAND yang bisa digunakan selama beraktivitas di sana.

Activity pack yang unik berisi berbagai ide menyusun LEGO yang mudah untuk anak-anak

Kami tiba di LEGOLAND setelah makan siang. Saat itu, suasananya cukup padat karena sedang musim liburan sekolah. Aku sempat khawatir Arga tidak bisa puas menikmati petualangannya karena ramainya pengunjung. Untungnya, dia tetap excited dan penuh semangat menjelajahi setiap area!

Arga langsung larut bersama tumpukan balok LEGO


Menjelajahi Dunia LEGO

Petualangan kami dimulai dari area Factory yang menyimulasikan proses pembuatan balok LEGO. Di sini, anak-anak bisa mengenal bagaimana mainan favorit mereka dibuat. Aktivitas yang sederhana, tetapi menarik untuk menambah pengetahuan sekaligus menjawab rasa penasaran mereka.

Selanjutnya, kami menuju Miniland, yaitu area yang menampilkan replika miniatur wilayah North West England dan kota Manchester yang dibangun menggunakan lebih dari 1,5 juta balok LEGO. Pengunjung bisa melihat berbagai landmark terkenal, mulai dari stadion sepak bola hingga Manchester Cathedral, dalam bentuk miniatur yang detail.

Miniatur Manchester di area miniland, semua ini full dari balok LEGO lho

Namun, kalau ditanya area mana yang paling menjadi favorit Arga, jawabannya tentu saja Racers: Build & Test!

Arga sedang serius merakit mobil balap sesuai imajinasinya

Di zona ini, anak-anak bisa merakit mobil balap LEGO kreasi mereka sendiri, lalu langsung mengujinya di trek balap dengan lintasan menanjak. Begitu melihat tumpukan balok LEGO dengan berbagai bentuk dan warna, Arga langsung sibuk merakit mobil sesuai imajinasinya. Rasanya seperti masuk ke dunia LEGO sungguhan, tempat dia bebas berkreasi tanpa batas.

Area trek balap untuk menguji mobil balap yang sudah dirakit

Selain trek balap mobil, ada pula area untuk membangun gedung-gedung tinggi. Di sini tersedia Earthquake Tables, yaitu meja simulator gempa bumi untuk menguji seberapa kuat bangunan yang dibuat menggunakan balok LEGO. Anak-anak bisa merancang gedung sendiri, lalu melihat apakah bangunan tersebut mampu bertahan saat meja diguncang.

Menurutku, zona-zona seperti ini menjadi salah satu daya tarik utama LEGOLAND Discovery Centre. Anak-anak bukan hanya bermain, tetapi juga belajar tentang kreativitas, konstruksi, dan pemecahan masalah tanpa merasa sedang belajar.

Wahana dan Bioskop 4D

Harga tiket masuk yang kami bayarkan juga sudah termasuk akses ke dua wahana interaktif, yaitu Kingdom Quest dan Merlin’s Apprentice Ride.

Kingdom Quest merupakan wahana kereta di dalam ruangan yang mengajak pengunjung berpetualang sambil menggunakan pistol laser untuk menembak monster. Sementara itu, Merlin’s Apprentice Ride adalah wahana berputar yang mengharuskan pengunjung mengayuh pedal agar kursinya terangkat semakin tinggi.

Kami juga sempat menikmati LEGO 4D Cinema yang menayangkan film-film pendek dengan karakter LEGO. Durasi filmnya hanya sekitar 15 menit, tetapi pengalaman ini terasa spesial bagi Arga karena baru pertama kali menonton film dengan efek tambahan seperti hembusan angin, percikan air, hingga salju buatan.

Jadi, meskipun tempatnya tidak terlalu luas, ada cukup banyak variasi aktivitas yang bisa dicoba, mulai dari merakit LEGO hingga menikmati wahana dan menonton film.

Area Bermain untuk Anak yang Aktif

Kalau anak-anak mulai bosan duduk atau merakit LEGO, jangan khawatir. Ada beberapa area permainan fisik yang bisa menjadi alternatif.

Salah satunya LEGO Ninjago City Adventure, yaitu soft play area bertema ninja dengan berbagai rintangan, termasuk aktivitas memanjat dan melatih kelincahan.

Ada juga LEGO DUPLO Farm, area bermain bertema peternakan yang dirancang khusus untuk anak-anak di bawah usia lima tahun. Di sini tersedia balok LEGO DUPLO dan perosotan.

Sementara itu, Police Chase menawarkan area bermain dengan mobil-mobil polisi kecil yang bisa dikendarai anak-anak. Arga juga suka sekali bermain mobil-mobilan di sini sampai susah diajak pulang! 😂

Menurutku, variasi area bermain ini membuat LEGOLAND Discovery Centre cocok untuk anak-anak dengan minat yang berbeda. Ada yang lebih suka membangun sesuatu, ada yang senang mencoba wahana, dan ada pula yang ingin terus bergerak ke sana kemari.

Creative Workshop: Belajar Merakit LEGO Bersama Master Builder

Salah satu aktivitas tambahan yang sengaja aku booking untuk Arga adalah creative workshop. Harga tiketnya £5, dan kegiatan ini bisa diikuti anak berusia enam tahun ke atas dengan pendampingan satu orang dewasa secara gratis.

Workshop ini berupa kelas singkat bersama tutor yang merupakan master LEGO builder. Setiap anak mendapatkan satu paket LEGO beserta lembar petunjuk, kemudian merakitnya bersama-sama di dalam kelas.

Arga saat mengikuti creative workshop, mereka sedang membuat dragon karakter dari NinjaGO

Yang menyenangkan, LEGO yang sudah selesai dirakit boleh dibawa pulang!

Selain membawa pulang hasil rakitannya, Arga juga mendapatkan sertifikat Mini Master Model Builder dengan gelar Build Challenge Champion. Sertifikat ini menjadi kenang-kenangan tersendiri dari pengalaman bermain LEGO di Manchester.

Sertifikat Mini Master Model Builder, kenang-kenangan dari creative workshop yang Arga ikuti.

Menurutku, ini pengalaman yang menarik untuk anak yang memang sedang serius menyukai LEGO. Selain bisa merakit model baru, anak juga mendapat kesempatan mengikuti petunjuk dan belajar langsung dalam suasana kelas yang berbeda dari kegiatan bermain biasa.

Kalau berencana mengikuti workshop ini, sebaiknya cek ketersediaan dan jadwalnya saat melakukan pemesanan, karena aktivitas tambahan seperti ini bisa memiliki ketentuan tersendiri.

Space Mission dan LEGO Store

Menjelang pintu keluar, pengunjung akan melewati Space Mission, zona bertema luar angkasa tempat anak-anak bisa merakit roket dan menjelajahi pusat kendali interaktif.

Rasanya, perjalanan di dunia LEGO belum benar-benar selesai sampai kita melewati area ini.

Namun, ada satu tantangan terakhir yang harus dihadapi orang tua: LEGO Store! 😂

Sebelum keluar, kami melewati toko LEGO dengan berbagai pilihan set dan merchandise yang menarik. Bisa ditebak, Arga langsung merengek minta beli LEGO lagi. Sepertinya, setelah puas bermain LEGO selama berjam-jam, melihat deretan mainan yang bisa dibawa pulang memang menjadi godaan tersendiri bagi anak-anak.

Di dalam area bermain juga terdapat kafe, jadi orang tua tidak perlu khawatir jika ingin membeli makanan atau minuman sambil menunggu anak bermain.

Apakah LEGOLAND Discovery Centre Manchester Worth It?

Menurutku, LEGOLAND Discovery Centre Manchester sangat layak dikunjungi, terutama jika anak memang menyukai LEGO.

Memang, tempat ini bukan taman hiburan outdoor yang luas dengan banyak wahana besar. Namun, aktivitas yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari merakit LEGO, menguji mobil balap, membangun gedung, bermain di soft play area, hingga menikmati bioskop 4D.

Bagi Arga, bagian paling menyenangkan tentu saja kesempatan bermain LEGO sepuasnya dan menciptakan berbagai bangunan sesuai imajinasinya. Bahkan, di tengah suasana yang cukup ramai saat summer holiday, dia tetap bisa menikmati kunjungan kami.

Dan buatku, indikator paling sederhana bahwa sebuah tempat wisata berhasil memberikan pengalaman menyenangkan adalah ketika anak belum pulang saja sudah ingin kembali lagi.

Itulah yang terjadi pada Arga. Sepanjang perjalanan pulang, rasanya pengalaman bermain LEGO hari itu masih terbawa dalam ceritanya. Aku jadi ikut senang melihat bagaimana sesuatu yang sederhana seperti balok-balok LEGO bisa memberinya ruang untuk berkreasi, bereksperimen, dan menghabiskan waktu dengan penuh antusias.

Jadi, kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Manchester bersama anak yang suka LEGO, LEGOLAND Discovery Centre bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dimasukkan ke dalam itinerary.

Siapa tahu, seperti Arga, anakmu juga akan pulang membawa banyak cerita dan justru meminta diajak kembali lagi lain waktu ❤️

Posted in

Leave a Reply